Issue apa sih? OK, bukan artis baru cerai atau lagi naik daun, melainkan isu politik yang sedang berkembang di Indonesia. Our beloved country…
Berdasarkan
link ini, ada beberapa hal yang saya ingin tanggapi sebagai warga negara yang ingin hidup damai dan aman sentosa. Terus terang, secara otomatis saya ingin bilang bahwa saya tidak akan pernah percaya ini akan terjadi. WTF lah dengan kerusuhan yang sama di tahun 1998, penggulingan pemerintahan sudah terjadi di negara2 besar di Afrika dan Timur Tengah. So, apakah kita mau nasib negara ini sama parahnya seperti mereka? Atau mau lebih parah lagi, sampai membunuh Presidennya di tengah kerusuhan? Think about it, people. Where do we put our heart and brain now? Don’t think too logic!!
Indonesia tahun 2011 sudah mencetak rekor rapor merah paling banyak sepanjang sejarah. Korupsi, ketidakadilan, kerusuhan, pelanggaran HAM untuk para TKI di luar negeri, dan masih banyak lagi. Berita yang tengah hangat sekarang adalah terorisme dan reshuffle kabinet. Seakan Indonesia tidak pernah kehabisan ide kalau ingin memunculkan tema berita tidak baik (baca : kriminal). Ya, saya simpulkan kriminal karena kejahatan itu semakin terasa di otak setiap penikmat berita.
Sedih saya, serius. Apalagi waktu Blackberry saya tiba2 bunyi masuk BM dari beberapa orang yang mengabarkan akan ada kerusuhan masal di beberapa kota di Indonesia pada tanggal 23 Oktober 2011. Akan sama parahnya dengan kerusuhan 1998, bahkan katanya lebih parah lagi. Saya gak habis pikir, kenapa harus ada lagi hal seperti ini? Kami ingin menikmati hari Minggu yang super blazzing! WE WANT TO ENJOY OUR BLESSING SUNDAY!!
Terus terang saya TIDAK PEDULI dengan isu sialan itu, karena bagaimana pun saya akan tetap bersenang2 dengan teman2 saya. Tidak peduli bukan berarti saya meremehkan, saya akan tetap waspada. Toh, saya sudah tanamkan di pikiran saya bahwa HARI MINGGU ITU AMAN, AMAN, AMAN, AMAN! Jadi, saya tidak akan ambil pusing dan tetap melakukan aktifitas saya seperti biasa.
OK, sekarang kembali ke topik…
Yang saya tidak suka dari BM itu adalah mereka seakan menyudutkan salah satu etnis (saya tidak akan sebutkan, saya hindari postingan berbau SARA). Kenapa kerusuhan harus ditekankan pada satu etnis tertentu? Mau menggulingkan pemerintah, bikin kerusuhan, apa mau bikin Genocide seperti yang dilakukan Hitler jaman dulu di Jerman?
Pemerintah kita memang sepertinya banyak angka merah di rapornya, belum bisa menstabilkan keadaan di negeri ini. Yah, tidak perlu saya sebutkan bagaimana berita2 tidak menyenangkan itu menyeruak di masyarakat. Dengan keadaan seperti ini, kita sudah bingung. Take some examples here. Reshuffle kabinet malah bikin anak sekolah tambah bingung. Menteri siapa yang harus dihafal ke depannya? 1 periode pemerintahan bisa 3x reshuffle! (3 atau 2, yang penting lebih dari 1). Terorisme berkeliaran di rumah2 warga, Mein Gott kenapa gak dibunuh satu2 aja sih mereka itu?!
I love Indonesia, but it doesn’t mean I do agree with today’s government. BM itu saya anggap provokator, bermain api di lautan bensin. Atau minyak tanah, biar agak merakyat sedikit. Kenapa saya bilang begitu? Masyarakat sudah resah dengan keadaan negeri yang semakin tidak menentu, ditambah lagi dengan isu kerusuhan besar2an yang disebarkan lewat berbagai media. Siapa pun yang memunculkan isu itu pertama kali, adalah orang yang tidak punya hati. SERIUS! Where did you put your heart, Sir?
Saya sebagai WNI yang cinta damai, ingin menyerukan BIARKAN KAMI HIDUP DAMAI! Kami lelah dipermainkan dengan isu2 sembarangan macam ini! FUCK the riot! FUCK the rampage! Tingkah para penyebab kerusuhan gak jauh beda dengan TERORISME! Ya, TERIROSME! Hobi bikin heboh, bikin resah, bikin teror, bikin takut! Ayolah, bisa berpikir dengan kepala dan hati yang dingin khan?
Kerusuhan dan semacam teror menakuti masyarakat, tidak akan mengubah sesuatu apa pun. Pergerakkan macam ini tidak akan pernah menjadi titik tolak revolusi yang lebih baik. Yang ada, Indonesia akan semakin ditinggal penduduknya. See? Siapa yang mau tinggal di tempat yang selalu rusuh? Kita ingin hidup damai, aman dan tentram. Coba tanya rakyat kecil satu2, coba tanya mereka yang hidup di pinggiran, coba tanya mereka yang bekerja sebagai pemulung, apa yang mereka harapkan dari kehidupan mereka? DAMAI!! PERDAMAIAN! Mereka tidak berharap muluk2! Mereka juga tidak mau ada kerusuhan yang akan mengganggu kehidupan mereka! Itu orang yang bikin kerusuhan tanggal 23 Oktober 2011, adalah orang2 yang TIDAK memikirkan golongan2 kecil seperti ini! EGOIS! BENGIS!
Maka dari itu, saya sebagai pemilik resmi Silent Omen Blog, menyatakan tidak percaya dengan kerusuhan yang akan terjadi tanggal 23 Oktober. Saya cinta damai, kami cinta damai. Saya adalah warga negara Indonesia cinta PERDAMAIAN!
Dan jika sampai kerusuhan ini terjadi, sampai menjadikan orang2 tak berdosa sebagai korban luka atau tewas, saya secara resmi menyatakan MENGUTUK AKSI ANARKIS ini dari lubuk hati saya yang paling dalam.
God Bless Us All

Peace and Love for all over the country…
Best regards,